.:: UPI - Digital Library ::.

Data Detail: Koleksi Digital  Versi Cetak   Ekspor ke HTML   Ekspor ke Excel   Ekspor ke Word   Ekspor ke XML   Ekspor ke CSV   Email

Kembali ke halaman awal 

Nama Awal
TALLEI
Nama Akhir
None
Judul
Penerbit
PPS UPI
Subyek
Bahasa Indonesia, Masalah Hitungan Cerita, Sekolah Dasar, Kemampuan Berbaha
Kontributor
Sikun Pribadi, Henry Guntur
Tanggal Pembuatan
1983/02/01
Tanggal Terbit
2012/07/16
Jenis Koleksi
Tesis
Program Studi
Bahasa Indonesia
URI
URL
Email Penulis
perpustakaan@upi.edu
Abstrak

Banyak murid sekolah dasar yang mengalami kesulitan dalam .aspeli-aspek kemampuan mental tertentu atau mengalami hambatan dalam perkembangan mental oleh pengaruh faktor-fak­tor tertentu. Kesulitan dalam memecahkan masalah hitungan cerita merupakan salah satu dari kesulitan dalam aspek ke­mampuan mental serta kekurangan gizi dan tidak adanya pe­ranan orang tua dalam proses perkembangan seorang anak me­rupakan salah satu hambatan dalam proses perkembangan men­tal atau intelektualnya. Perkembangan mental atau intelektual seorang anak mengalami tahap-tahap tertentu dan pada setiap saat terda­pat ciri tertentu pula. Dalam tahap perkembangan yang paling awal yang disebut oleh Piaget sebagai tahap sensor motor, peranan bahasa hampir tidak ada, pada tahap-tahan se­lanjutnya peranan bahasa itu semakin besar terutama dalam ke­giatan berpikir secara abstrak. Tetapi berapa, besar peranan bahasa dalam berpikir itu belumlah terdapat kesepakatan di antara para ahli. Kemampuan intelektual berbeda pada setiap orang. Hal itu ada hubungannya dengan berbagai faktor, baik faktor yang berada dalam diri seseorang, maupun faktor yang berasal dari luar. Faktor-faktor dari dari dalam merupakan faktor warisan dan faktor luar merupakan faktor lingkungan, baik lingkungan fisik, maupun lingkungan sosial. Keterlibatan orang tua dan pemeliharaan di panti asuhan menirukan contoh-contoh dari dari faktor lingkungan sosial. Dalam usaha meneliti peranan bahasa dalam berpikir, digunakan dua buah variabel, yaitu variabel kemampuan Me­mecahkan masalah hitungan cerita sebagai variabel tak be­bas dan variabel kemampuan berbahasa Indonesia sebagai variabel bebas. Di samping itu digunakan pula variabel atribut yang merupakan variabel kontrol untuk mengetahui bera pa besar kontribusi panti asuhan hunian meningkatkan kemampuan intelektual anak-anak asuhannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peranan  bahasa Indonesia dalam proses pemecahan masalah hitungan cerita cenderung berbeda pada setiap tingkat kelas, Hubungan antara tingkat kemampuan memecahkan masalah hitungan cerita dan tingkat kemampuan-berbahasa Indonesia murid kelas tiga tidaklah signifikan. Untuk kelas empat dan lima hubungan itu nyata dan nampaknya semakin tinggi tingkatan kelasnya, hubungan itu cenderung semakin kuat. Penelitian ini telah pula menemukan beberapa faktor yang mempengaruhi tingkat kesukaran, baik untuk soal-soal kemampuan berbahasa Indonesia, maupun untuk soal-soal hitungan cerita. Untuk soal-soal kemampuan hitungan kesukaran itu pada umumnya berhubungan dengan kemampuan interpretatif, sedangkan untuk soal-soal hitungan cerita kesuakaran itu pada umumnya berhubungan dengan konsep konsentrasi di samping karena berliku-likunya soal soal.

File 1 t_bind_179-e1-viii_tallei_table_of_content.pdf
File 2 t_bind_179-e1-viii_tallei_chapter1.pdf
File 3 t_bind_179-e1-viii_tallei_chapter2.pdf
File 4 t_bind_179-e1-viii_tallei_chapter3.pdf
File 5
File 6 t_bind_179-e1-viii_tallei_chapter5.pdf
File 7 t_bind_179-e1-viii_tallei_bibliography.pdf
File 8

 

 Perpustakaan UPI ©2012 | repository.upi.edu digilib.upi.edu perpustakaan.upi.edu
Dari
Kepada
Cc
Bcc
Subyek
Pesan
Kirim sebagai