author_firstnameDADANG
author_lastnameSUHARDAN
titlePENGAWASAN PROFESIONAL DALAM MENINGKATKAN MUTU PEMBELAJARAN
publisherPPS UPI
subjectMutu Pembelajaran
contributorEngkoswara, Moch Idochi Anwar
dt_create2006/03/01
dt_publish2013/01/10
collection_typeDisertasi
departementAdministrasi Pendidikan
identifierhttp://digilib.upi.edu/digitalview.php?digital_id=1490
sourcedigilib.upi.edu
author_emailperpustakaan@upi.edu
abstract

Masalah menurunnya mutu pendidikan nasional disebabkan oleh banyak faktor, salah satu diantaranya adalah kurang berfungsinya sistem pengawasan pembelajaran di sekolah yang tidak dilakukan secara profesional, sehingga tidak dapat meningkatkan mutu pembelajaran. Pengawasan pendidikan selama ini lebih berorientasi pada fisik administratif, yang kegiatannya menimbulkan kecemasan dan mengabaikan bantuan profesional yang dibutuhkan guru untuk memecahkan masalah akademik yang dihadapinya dalam pembelajaran.Penelitian pengawasan profesional terutama berlandaskan kajian konsep supervisi pendidikan, didukung konsep manajemen mutu, kepemimpinan pembelajaran dan budaya mutu di sekolah. Permasalahan yang diteliti mengungkap pengawasan profesional yang belum digunakan secara efektif dalam ujsaha meningkatkan mutu mengajar sehingga berdampak terhadap rendahnya mutu pembelajaran di dalam kelas yang ditangani guru. Penelitian bertujuan mengumpulkan data untuk dapat menarik kesimpulan sebagai bahan analisis. Data yang dikumpulkan tentang; strategi pengawasan, kegiatan pengawasan serta faktor pendukung dan penghambatnya.Metode penelitian menggunakan analisis kualitatif yang mendalam pada kondisi yang sebenarnya. Penelitian mengambil lokasi di SDN 1, 2, 3, 4 Komplek SDN Karang pawulang, Kecamatan Lengkong Kota Bandung.Penelitian menghasilkan temuan pokok : (I) Telah terjadi peningkatan dan efektivitas kesadaran dalam usaha pengawasan para kepala sekolah, dari pengawasan yang selama ini menekankan kepada pengawasan administratif kepada pengawasan profesional yang sasarannya pembelajaran, (2) Strategi pengawasan dilakukan dengan membuat kebijakan mutu yang mengikat, menerapkan MBS, pemberdayaan, menciptakan iklim sekolah yang kondusif dan menyediakan dana, sarana dan fasilitas, (3) Kegiatan pengawasan yang dilakukan oleh Kepala Sekolah menerapkan asas pengawasan supervisi. (4) Faktor pendukung keberhasilan pengawasan dikarenakan komitmen dan kesadaran guru, transparansi, akuntabilitas kerja, dukungan masyarakat dan ketjasama. Sedangkan faktor penghambat terutama karena masih kuatnya sistem birokrasi kedinasan, pemindahan guru yang mendadak, rendahnya kesejahteraan guru dan kunjungan tamu yang terlalu banyak.Rekomendasi yang disampaikan berdasarkan temuan penelitian ini adalah : ( 1 ) perlunya intensifikasi pelaksanaan supervisi pembelajaran,(2) perlunya supervisor bidang studi sebagai tenaga akhli untuk mendukung kinerja pembelajaran guru dan kegiatan di KKG, (3) perlunya supervisi bantuan profesional yang sesuai dengan kebutuhan dan masalah yang dihadapi guru dalam pembelajaran, (4) supervisor pendidikan fungsional perlu ditingkatkan kemampuan profesionalitasnya sejalan dengan tuntutan perkembangan "profesi" pengawas Pendidikan.

fulltext1d_adpen_029747_dadang_suhardan_table_of_content.pdf
fulltext2d_adpen_029747_dadang_suhardan_chapter1.pdf
fulltext3d_adpen_029747_dadang_suhardan_chapter2.pdf
fulltext4d_adpen_029747_dadang_suhardan_chapter3.pdf
fulltext5d_adpen_029747_dadang_suhardan_chapter4.pdf
fulltext6d_adpen_029747_dadang_suhardan_chapter5.pdf
fulltext7d_adpen_029747_dadang_suhardan_bibliography.pdf
fulltext8d_adpen_029747_dadang_suhardan_appendix.pdf