author_firstnameAP
author_lastnameKASMAN RUKUN
titleSISTEM INFORMASI MANAJEMEN BERBASIS KOMPUTER DAN INTERNET (SIBERKOMNET) YANG DINAMIK, RESPONSIF, ADAFTIF DAN OPEN SISTEM
publisherPPS UPI
subjectSiberkomnet
contributorEngkoswara, Supandi
dt_create2000/09/06
dt_publish2013/01/10
collection_typeDisertasi
departementAdministrasi Pendidikan
identifierhttp://digilib.upi.edu/digitalview.php?digital_id=1506
sourcedigilib.upi.edu
author_emailperpustakaan@upi.edu
abstract

Penelitian ini ditujukan untuk merumuskan model/pola alternatif sistem informasi manajemen berbasis komputer dan internet (Siberkomnet) yang dinamik, fleksibel, responsif, adaftif dan open system. Hal ini dipandang penting dalam rangka mensinkronkan dinamika kebutuhan pengguna informasi dan dinamika perkembangan sistem informasi manajemen sebagai penghasil informasi bagi keperluan berbagai keputusan.Permasalahan diteliti menggunakan pendekatan kualitatif, yang dalam pelaksanaannya dilakukan dengan dua fase. Fase pertama adalah mengidentifikasikan atau memotret kondisi manajemen/ pengelolaan sistem informasi manajemen yang sedang berjalan dan membandingkannya dengan kondisi yang diharapkan. Fase kedua adalah merumuskan penataan sistem informasi manajemen untuk menjembatani kesenjangan kondisi yang ada dengan kondisi yang diharapkan. Sumber data utama penelitian ini adalah: (1) pelaku/pelaksana sistem informasi manajemen, yaitu: supervisor, kosupervisor dan anggota; (2) pengguna internal, yaitu: kapala bidang dikmenjur, kepala seksi di lingkungan bidang dikmenjur, pengawas bidang dikmenjur; (3) pengguna eksternal dilingkungan dikmenjur, yaitu: direktur dikmenjur dan jajarannya, kepala pusat pendidikan dan pelatihan teknologi, kepala sekolah menengah kejuruaan; (4) pengguna eksternal di lingkungan Kanwil, yaitu: Kakanwil dan kepala bagian/bidang dijajarannya yang terkait; (5) pengguna eksternal non depdikbud, yaitu: organisasi kemasyarakatan dan perorangan.Dalam fase pertama ditememukan bahwa pihak perencana sistem informasi manjemen belum memberikan dukungan yang maksimal terhadap kebutuhan data/informasi bidang dikmenjur. Hal ini mengakibatkan rendahnya sinkronisasi antara data/informasi yang dihasilkan dan kebutuhan pengguna. Perancangan sistem informasi manajemen belum bersadar penuh pada visi utuh, yaitu visi yang terbentuk dari berbagai dimensi yang terkait. Visi sistem ini belum memilki sinkronisasi yang tinggi baik terhadap supra sistem maupun subsistemnya. Keadaan ini mengakibatkan akurasi output dan optimalisasi outcome tidak sesuai dengan harapan. Dalam pelaksanaan sistem informasi manajemen ditemukan: keterbatasan kemampuan sistem informasi - pelaksana dan komponen pendukung — menghasilkan leval data/informasi yang sesuai dengan tuntutan pengguna; belum berkerja dengan rasa memiliki yang tinggi ( belum bersandarkan pada visi bersama ) dan juga ; memiliki budaya kerja yang belum sesuai dengan tuntutan sistem . Temuan berikutnya adalah bahwa pihak terkait dalam proses dan fungsional sistem informasi manajemen belum berpartisipasi aktip dan; pemanfaatan data/informasi belum dapat dukungan kebijakan untuk membangun sinerjik antara penghasil

fulltext1d_adpend_9333059-s3-ap_kasman_rukun_table_of_content.pdf
fulltext2d_adpend_9333059-s3-ap_kasman_rukun_chapter1.pdf
fulltext3d_adpend_9333059-s3-ap_kasman_rukun_chapter2.pdf
fulltext4d_adpend_9333059-s3-ap_kasman_rukun_chapter3.pdf
fulltext5d_adpend_9333059-s3-ap_kasman_rukun_chapter4.pdf
fulltext6d_adpend_9333059-s3-ap_kasman_rukun_chapter5.pdf
fulltext7d_adpend_9333059-s3-ap_kasman_rukun_bibliography.pdf
fulltext8d_adpend_9333059-s3-ap_kasman_rukun_appendix.pdf