Data Detail: Koleksi Digital

Nama Awal
TUTUT
Nama Akhir
SHOLIHAH
Judul
Penerbit
PPS UPI
Subyek
Mutu Dosen
Kontributor
TB. Abin Syamsuddin Makmun, Djam'an Satori
Tanggal Pembuatan
2006/03/01
Tanggal Terbit
2013/01/10
Jenis Koleksi
Disertasi
Program Studi
Administrasi Pendidikan
URI
URL
Email Penulis
perpustakaan@upi.edu
Abstrak

Perguruan Tinggi untuk tetap sunive dan lebih cepat berkembang serta dapat bersaing dengan perguruan tinggi lainnya, harus menjadi organisasi pebelajar. Percepatan perubahan sangat ditentukan oleh mutu dosen, kepemimpinan yang visioner serta budaya kampus yang kondusif. Mengambil kasus U1N Malang karena percepatan perkembangannya. Dimulai dari Isu kritis yang terjadi yaitu rendahnya mutu dosen baik kualitas maupun kuantitas, ditindak lanjuti dengan menetapkan Isu strategis untuk melakukan pembinaan mutu dosen melalui learning orgaizadon.Fokus penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan bagaimana manajemen pembinaan mutu dosen UIN Malang meliputi langkah-langkah apa yang dilakukan, bagaimana peran kepemimpinan serta (aktor apa yang paltng dominan mempengaruhi pembinaan mutu dosenUIN Malang melalui learning orgaization.Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, bersifat inquiry naturalistik, temuan penelitian sebagai berikut: Pertama, langkah-langkah manajemen pembinaan mutu dosen melalui learning organization meliputi:!) pembinaan i'rofesionai Oriented yaitu pembinaan yang memfokuskan peningkatan mutu sesuai dengan profesi dosen dengan pendekatan: program latihan prajabatan; studi lanjut gelar: studi lanjut non gelar: pertemuan-pertemuan ilmiah; assi.stant.ship (bimbingan dosen senior-yunior); coaching, penugasan-penugasan; pelatihan dan lokakarya; penulisan karya ilmiah: kegiatan pengajaran; kegiatan penelitian; kegiatan pengabdian masyarakat; pendekatan terapan; team teaching. studi banding; kerjasama; pengembangan diri sendiri: kontrol mahasiswa; Team learning. 2) pembinaan Spiritual Oriented, pembinaan yang dilakukan melalui habit taqurruban Ilaihi yaitu selalu mendekatkan diri kepada Allah swt. meliputi pembiasaan sholat beijamaah, dzikir, khotmul Qur an, tausiyali, khifdzut Qur'an, puasa senin kainis, kekeluargaan dan kebersamaan (silaturahmi), semua kegiatan tersebut dimaksudkan sebagai cara untuk mencapai kecerdasan spiritual, sebagai dasar daya dorong etos kerja yang bermoral (Spiritual Motivation). Kedua, pembinaan mutu dosen melalui learning Organization yang diterapkannya meliputi Enam Disiplin (The Sixth Discipline) Ketiga, peran kepemipinan memberikan arah dan sekaligus motivasi, menumbuhkembangkan etos belajar dosen, mengoperasionalkan manajemen pembinaan dan menggali dana yang diperlukan untuk pembinaan. Keempat. Faktor yang paling dominan mempengaruhi manajemen pembinaan mutu dosen melalui LO adalah faktor budaya organisasi yang ilmiah bernuansa spiritual keagamaan. Selanjutnya diajukan model konseptual Pembinaan Mutu Dosen melalui The Spiritual Motivation in The Learning Organization, menempatkan pembinaan spiritual pada urutan yang utama, diharapkan lebih efektif, efisien dan produktif.Akhirnya peneliti menyarankan pertama, kepada dosen untuk menjadi self directed learning; Kedua, kepada pimpinan untuk terus meningkatkan perananannya dengan menumbuhkembangkan etos belajar dosen, meningkatkan komitmen mengoperasionalkan manajemen dan menggali dana yang diperlukan untuk pembinaan. Ketiga, kepada instiusi Perguruan Tinggi Agama Islam harus menjadi organisai pebelajar; keempat bagi para ahli, kalangan pemerhati dan peneliti pendidikan, untuk dapat menguji temuan model konseptual manajemen pembinaan mutu dosen melalui the spiritual in the learning organization.a

File 1 d_adpend_029748_tutut_sholihah_table_of_content.pdf
File 2 d_adpend_029748_tutut_sholihah_chapter1.pdf
File 3 d_adpend_029748_tutut_sholihah_chapter2.pdf
File 4 d_adpend_029748_tutut_sholihah_chapter3.pdf
File 5 d_adpend_029748_tutut_sholihah_chapter4.pdf
File 6 d_adpend_029748_tutut_sholihah_chapter5.pdf
File 7 d_adpend_029748_tutut_sholihah_bibliography.pdf
File 8 d_adpend_029748_tutut_sholihah_appendix.pdf