

Tipe Dokumen Tesis Penulis ADAM, Embo Elo, No. Panggil T.ADPEN ADA k-111 URN etd-0808106-084521 Judul KONTRIBUSI LATIHAN PRA JABATAN TERHADAP PENAMPILAN KERJA PEGAWAI TEKNIS ADMINISTRATIF DI LINGKUNGAN IKIP BANDUNG Gelar Magister Pendidikan Jurusan Administrasi Pendidikan Pembimbing
Nama Pembimbing Fungsi Oteng Sutisna Pembimbing 1 Engkoswara Pembimbing 2 Kata Kunci
- penampilan kerja
- prajabatan
Tanggal Sidang 1985-01-02 Sipat Pengaksesan unrestricted Abstrak Penampilan kerja pegawai sebagian besar ditentukan oleh motivasi kerja dan kemampuan pegawai yang bersangkutan. Kemampuan meliputi pengetahuan, ketrampilan dan sikap. Ini biasanya diperoleh melalui pendidikan dan latihan.Dalam praktek sehari-hari sering ditemukan ada kesenjangan antara kemampuan pegawai dengan jenis pekerjaan atau tugas yang dilaksanakan. Kesenjangan ini merupakan akibat dari pengalaman belajar yang diperoleh tamatan atau tenaga kerja yang belum gayut dengan jenis pekerjaan tertentu.
Seleksi personil yang kurang teliti dan obyektif dapat membawa kepada penumpukan pegawai yang tidak mampu bekerja sesuai yang diharapkan.
Upaya untuk mengatasi kesenjangan dan meningkatkan kemampuan pegawai itu ialah dengan pendidikan dan latihan. Pendidikan dan latihan yang sesuai dengan kebutuhan pegawai dan organisasi adalah sangat penting untuk menambah pengetahuan, keterampilan, membina sikap, dan meningkatkan motivasi kerja pegawai.
Latihan pra jabatan merupakan upaya untuk mengatasi atau memperkecil kesenjangan antara kemampuan pegawai dengan pekerjaan atau tugas yang dilaksanakan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: "Kontribusi latihan pra jabatan terhadap penampilan kerja pegawai" sangat kecil atau kurang berarti.
Analisis korelasi Sederhana parsil dan majemuk menunjukkan bahwa hubungan variabel-variabel penampilan kerja pegawai berkorelasi positif, tetapi tidak berarti. Determinasi latihan pra jabatan tidak berarti. Hal ini berarti bahwa penampilan kerja pegawai tidak ditunjang oleh faktor pengetahuan dan sikap pegawai yang didapatkan dari latihan pra Jabatan.
Daya prediksi yang dinyatakan dalam koefisien regresi sederhana dan majemuk merupakan model yang tidak nyata untuk memperkirakan intensitas penampilan kerja pegawai. Koefisien regresi tersebut tidak dapat digunakan untuk menaksir seberapa besar intensitas penampilan kerja pegawai itu naik apabila terjadi perubahan atau peningkatan intensitas latihan pra jabatan secara keseluruhan.
Sekiranya daya prediksi empiris ini dibandingkan dengan model regresi yang diharapkan, dapatlah dikatakan bahwa efektivitas latihan pra jabatan belum dapat memberikan kontribusi (sumbangan) yang berarti terhadap peningkatan kualitas penampilan kerja pegawai teknis administratif di lingkungan Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan Bandung. Hal ini dapat dimengerti kerena latihan pra Jabatan hanya dilihat dari segi pengetahuan dan sikap pegawai, tanpa melibatkan faktor ketrampilan teknis.
Ketrampilan Teknis yang dimiliki oleh pegawai memungkinkan mereka dapat bekerja secara efektif dan efisien. Oleh karena itulah ketrampilan teknis seharusnya diberikan di dalam latihan pra jabatan, khususnya bagi pegawai golongan I dan golongan II.
Di dalam program latihan pra jabatan sebenarnya unsur ketrampilan sudah ada melalui Pancasila, Undang-undang Dasar 1945,dan peraturan-peraturan kepegawaian. Tetapi ketrampilan ini masih bersifat "conceptual skill dan human skill". Bukan "technical skill" (ketrampilan teknis).
Full Text
Filename Size Perkiraan Waktu Download (Jam:Menit:Detik)
28.8 Modem 56K Modem ISDN (64 Kb) ISDN (128 Kb) Higher-speed Access Data tidak ditemukan.
|
Link Navigasi Anda ada di Atas. |