

Tipe Dokumen Disertasi Penulis Mujahidin, E, URN etd-1026105-090515 Judul PENGEMBANGAN NILAI-NILAI SPIRITUAL BERBASIS PESANTREN KILAT (Studi Pengembangan Model Pembelajaran Pesantren Kilat yang Inovatif dan Efektif untuk Siswa Sekolah Lanjutan Tingkat Atas) Gelar Doktor Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Pembimbing
Nama Pembimbing Fungsi Pembimbing 1 Kata Kunci
- pesantren
- spiritual
Tanggal Sidang 2005-09-27 Sipat Pengaksesan unrestricted Abstrak Penelitian ini beranjak dari realitas rendahnya kesadaran beragama, terutama di kalangan siswa sekolah lanjutan tingkat atas (SLTA). Sebagai upaya untuk meningkatkan kesadaran agama tersebut, sebagian SLTA di kota-kota besar mengadakan pesantren kilat, khususnya dalam rangka mengisi liburan dan bulan suci Ramadhan. Akan tetapi, penyelenggaraan pesantren kilat ternyata tidak didesain dengan baik. Akibatnya, kontribusi pesantren kilat dalam pengembangan kesadaran beragama kurang signifikan.Fokus masalah dalam penelitian ini adalah pengembangan model pembelajaran pesantren kilat yang inovatif dan efektif yang dapat digunakan untuk siswa SLTA. Pengembangan model tersebut difokuskan kepada pengembangan tujuan, materi, metode, teknik pembelajaran, teknik evaluasi, pola interaksi dan metode diseminasi model pembelajaran pesantren kilat.
Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah developmental research dengan tahapan pokok yaitu deskripsi model aktual, pengembangan model hipotetik, ujicoba, revisi model hipotetik dan penyusunan metode diseminasi. Sumber data adalah peserta ujicoba pesantren kilat yaitu siswa SMU Taman Islam dan penyelenggara pesantren kilat di tiga SMU yang dipilih secara purposive, yaitu SMUN V, SMU Bina Bangsa Sejahtera dan SMU Ibnu 'Aqil. Metode analisis yang digunakan adalah metode kualitatif untuk penemuan dan perancangan model serta metode kuantitatif untuk menguji efektivitas ujicoba.
Hasil observasi tentang penyelenggaraan pesantren kilat pada empat SMU menunjukkan bahwa kegiatan pesantren kilat yang diadakan belum memenuhi kriteria pesantren kilat yang sebenarnya. Kegiatan yang ada baru sebatas penambahan waktu belajar Pendidikan Agama Islam di luar jam pelajaran sekolah. Model pesantren kilat yang efektif akan muncul jika pola hubungan guru-murid mendekati pola hubungan kyai-santri. Selain itu, model tersebut hendaknya memuat tujuan pembelajaran yang diarahkan pada peningkatan pengetahuan dan pemahaman nilai-nilai keislaman, peningkatan kemampuan praktis dalam bidang ibadah dan pembiasaan pelaksanaan ibadah sehari-hari. Adapun materi pokok pesantren kilat diarahkan kepada materi yang berkaitan dengan fardhu ‘ain. Metode dan teknik pembelajaran yang digunakan adalah mudzakarah dan praktek lapangan. Teknik evaluasi pembelajaran diarahkan pada penghargaan pengetahuan dan kemampuan siswa dan dalam kerangka meningkatkan motivasi mereka dalam mempelajari nilai-nilai Islam. Selain itu, penyelenggaraan pesantren kilat hendaknya menggunakan prinsip-prinsip pembelajaran partisipatif. Adapun metode diseminasi yang digunakan untuk mensosialisasikan model tersebut adalah program khusus yang menggunakan bahasa pemrograman PHP dan diberi nama Md-PesanTren Kilat.
Ujicoba yang dilaksanakan terhadap model pembelajaran pesantren kilat menunjukkan efektivitas yang sangat signifikan, baik berdasarkan analisis kuantitatif maupun kualitatif. Dengan demikian, model pembelajaran tersebut dapat digunakan dengan berbagai keterbatasan. Selain itu, untuk mendukung sosialisasi model, penggunaan program khusus Md-PesanTren Kilat bagi penyelenggara pesantren kilat tingkat SLTA sangat dianjurkan. Dari penelitian ini, juga direkomendasikan penelitian lanjutan yang berkaitan dengan model pembelajaran pesantren kilat dengan sistem diinapkan atau yang sejenisnya.
ABSTRACT
This research was carried out based on the notion that there was a low awareness of religious conducts especially among senior high school students. As an effort to increase this awareness, during the holly month of Ramadhan many high school in big cities held short religious teaching program known as pesantren kilat. These programs were also held as extra-curricular activities during Ramadhan holiday. However, most programs were not managed so that their contribution to increase students’ awareness of religious conducts was not significant.
The study was focused on developing an effective and innovative pesantren kilat learning model for senior high school students. Particular emphasis was given on the development of program objectives, materials, methods, teaching and evaluation technique, interaction patterns and dissemination method of the model.
A developmental research approach with main stages of actual model description, hypothetical model development, experiment, hypothetical model revision, and dissemination method design, was used. Data were obtained from participants of pesantren kilat held in SMU Taman Islam and pesantren kilat organizers in SMUN V, SMU Bina Bangsa Sejahtera and SMU Ibnu 'Aqil. All respondents were selected purposively. A qualitative method was used to test the model invention and design and quantitative method to test the effectiveness of the experiment.
It was found from the observation that the implementation of pesantren kilat in four selected SMUs did not meet the criteria of good pesantren kilat program. The programs were only considered as extra lessons of Islamic Education given as extra-curricular activities. An effective pesantren kilat model will exist if the relation within teacher and students is like that of kyai and santri. Therefore, a learning model was introduced. The model was aimed at increasing the knowledge and understanding of Islamic values as well as increasing the knowledge and practice of daily rituals. The courses covered materials related to individual obligation (fardhu ‘ain). The teaching method and techniques included discussion (mudzakarah) and field practice. The evaluation technique was directed toward the recognition of students’ knowledge and skills as a means of motivating them to learn Islamic values. In addition, the program was conducted in a participatory learning. A special dissemination method, named Md-PesanTren Kilat, was developed using a PHP programming.
Based on the results of quantitative and qualitative analyses, it was found that the model showed significant effectiveness. It was concluded that with its limitations, the learning model proposed was still applicable. In order to socialize the model, it was recommended that Md-PesanTren Kilat program be used in any pesantren kilat programs held in SMUs. Other learning models in pesantren kilat such as a boarding system deserve further investigation.
Full Text
Filename Size Perkiraan Waktu Download (Jam:Menit:Detik)
28.8 Modem 56K Modem ISDN (64 Kb) ISDN (128 Kb) Higher-speed Access Data tidak ditemukan.
|
Link Navigasi Anda ada di Atas. |