

Tipe Dokumen Tesis Penulis ABDURACHMAN, Maman, No. Panggil T.BP ABD k-196 URN etd-1215106-100804 Judul Karakteristik nonintelektual mahasiswa yang berprestasi belajar rendah dalam mata kuliah praktikum ilmu teknologi dasar kedokteran gigi : studi kasus dalam upaya menata program bimbingan dan konseling bagi mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi Unpad Bandung Gelar Magister Pendidikan Jurusan Pendidikan IPA Pembimbing
Nama Pembimbing Fungsi Mohammad Djawad Dahlan Pembimbing 1 Subino Hadisubroto Pembimbing 2 Kata Kunci
- NON INTELEKTUAL
- BIMBINGAN DAN KONSELING MAHASISWA
- KEDOKTERAN GIGI
- PRESTASI BELAJAR
Tanggal Sidang 1994-01-02 Sipat Pengaksesan unrestricted Abstrak Fokus masalah tesis ini dirumuskan sebagai berikut: karakteristik nonintelektual mahasiswa yang berprestasi belajar rendah dalam mata kuliah praktikum Ilmu Teknologi Dasar Kedokteran Gigi.Secara rinci tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini ialah untuk mengetahui : (1) Gambaran persepsi mahasiswa tentang kondisi Laboratorium Teknologi Dasar Kedokteran Gigi Fakultas Kedokteran Gigi Unpad dewasa ini; (2) Profil karakteristik nonintelektual yang melatarbelakangi prestasi belajar mahasiswa; dan (3) Perbandingan profil karakteristik nonintelektual antara mahasiswa yang berprestaasi rendah dalam praktikum namun tinggi dalam teori, berpreatasi rendah dalam praktikum namun sedang dalam teori dengan mahasiswa yang berprestasi rendah baik dalam praktikum maupun teori.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus. Untuk mengungkap data penelitian, digunakan alat pengumpul data secara terpadu melaui observasi, wawancara, studi dokumentasi dan angket.
Objek penelitian ini adalah prestasi belajar dalam mata kuliah praktikum Teknologi Dasar Kedokteran Gigi dan faktor non intelektual yang dimiliki oleh mahasiswa. Sedangkan yang menjadi subjeknya adalah mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Padjadjaran semester III (angkatan 1991/1992) Tahun Akademik 1992/1993 sebanyak 3 orang.
Hasil penelitian dapat disimpulkan sebagai berikut :
(1) Persepsi mahasiswa tentang kondisi Laboratorium Praktikum Teknologi Dasar Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Padjadjaran belum memiliki daya tampung yang memadai, suasana kurang memberikan keleluasaan, fasilitas tidak mencukupi kebutuahan mahasiswa, penampilan dosen pembimbing praktikum dirasakan oleh mahasiswa ada yang terkesan baik ada pula yang terkesan galak;
(2) Mahasiswa yang memiliki nilai rendah dalam mata kuliah Praktikum Teknologi Dasar Kedokteran Gigi memiliki latar belakang nonintelektual : kondisi sosial ekonomi tergolong menengah, prestasi akademisnya SLTA-nya cukup, dan memiliki masalah yang berkenaan dengan penyesuaian terhadap tugas, kurikulum, dan prosedur pengajaran. Dalam pada itu motif berprestasinya rendah, kurang mampu menyesuaikan diri terhadap tuntutan akademik, memiliki persepsi yang kurang memadai tehadap dosennya, serta mempunyai sikap dan kebiasaan belajar yang kurang baik. Sementara itu, mengenai kecemasan, kreativitas dan kebutuhan tampak bervariasi diantara subjek yang diteliti sehingga kurang jelas pengaruhnya prestasi rendah dalam praktikum;
(3) Baik mahasiswa yang nilai teorinya tinggi sedang maupun rendah akan tetapi nilai praktikumnya rendah, sama-sama memiliki latar belakang nonintelektual yang kurang dalam hal motif berprestasi, penyesuaian akademik, persepsi tentang dosen pembimbing, maupun sikap dan kebiasaan belajarnya. Sementara itu subjek yang dinilai teorinya tinggi dan sedang memiliki tingkat kecemasan yang rendah, tetapi yang nilainya rendah memiliki tingkat kecemasan yang tinggi. Dilihat dari kreativitasnya, hal yang berbeda tampak bahwa mahasiswa yang nilai teorinya tinggi dan rendah memiliki kreativitas yang rendah, sedangkan kreativitas yang tinggi tampak pada mahasiswa yang memiliki teori yang sedang. Dilihat dari kebutuhan tampak bervariasi, mahasiswa yang nilai teorinya tinggi didominasi oleh kebutuhan succorance dan order, tetapi kurang peduli dominance, change, dan heterosexuality. Mahasiswa yang nilai teorinya sedang cenderung didominasi oleh kebutuhan autonomy, intraception, dan aggression namun rendah dalam kebutuhan deference dan afiliation. Mahasiswa yang nilai teorinya rendah didominasi oleh kebutuhan autonomy, succorance dan abassement, tetapi cenderung mengabaikan kebutuhan affialiation dan intraception.
Hasil Penelitian ini juga dapat mengimplikasikan beberapa hal yaitu :
(1) Bagi penyelenggaraan pendidiakan dan bimbingan di PerguruanTinggi.
(2) Bagi pengajaran remedial untuk subjek yang diteliti.
(3) Bagi sistem seleksi calon mahasiswa dan pengembangan program pendidikan di Fakultas Kedokteran Gigi UNPAD.
(4) Bagi penelitian selanjutnya.
Full Text
Filename Size Perkiraan Waktu Download (Jam:Menit:Detik)
28.8 Modem 56K Modem ISDN (64 Kb) ISDN (128 Kb) Higher-speed Access Data tidak ditemukan.
|
Link Navigasi Anda ada di Atas. |